DAMPAK SAMPAH
DAMPAK SAMPAH TERHADAP MASYARAKAT
Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2008 tentang pengelolaan sampah, yang dimaksud sampah adalah sisa kegiatan sehari-hari manusia dan/atau proses alam yang berbentuk padat, sampah ini dihasilkan manusia setiap melakukan aktivitas sehari-hari.
Banyak orang yang hingga saat ini masih minim kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya, padahal sudah banyak disediakan tempat sampah tetapi tetap saja masih ada masyarakat yang membuang sampah di sungai sehingga terjadi penumpukan sampah yang tidak terbawa oleh air. Di daerah ibukota sering kita lihat pada saat musim hujan terjadi banjir akibat sampah yang menumpuk dan air tidak dapat mengalir semestinya.
Jenis sampah ada 2 sifatnya, Sampah Organik (Degradable) dan Sampah Anorganik (Undegradable). Sampah Organik adalah sampah yang dapat membusuk dan terurai sehingga bisa diolah menjadi kompos, misalnya sisa makanan,daun kering, sayuran, dan lain-lain. Sampah Anorganik adalah sampah yang sulit membusuk dan tidak dapat terurai namun dapat didaur ulang menjadi sesuatu yang baru dan bermanfaat.
Ada beberapa dampak sampah bagi kesehatan, lingkungan, keadaan sosial dan ekonomi.
Dampak Sampah bagi Kesehatan
1. Penyakit diare, kolera, tifus menyebar dengan cepat karena virus yang berasal dari sampah dengan pengelolaan yang tidak tepat dapat bercampur dengan air minum.
2. Penyakit demam berdarah dapat juga meningkat dengan cepat di daerah pengelolaan sampah yangk kurang memadai.
3. Penyakit yang dapat menyebar melalui rantai makanan , salah satunya adalah penyakit yang dijangkitkan oleh cacing pita (taenia).
Dampak Sampah bagi Lingkungan
1. Pencemaran Udara
Sampah yang menumpuk dan tidak segera terangkut merupakan sumber bau yang tidak sedap yang memberikan efek buruk bagi daerah sensitif sekitarnya seperti pemukiman, perbelanjaan, rekreasi, dan lain-lain.
2. Pencemaran Air
Prasarana dan sarana pengumpulan yang terbuka sangat potensial menghasilkan lindi, lindi yang timbul di TPA sangat mungkin mencemari lingkungan sekitarnya baik berupa rembesan dari dasar TPA yang mencemari air tanah.
3. Pencemaran Tanah
Pembuangan sampah yang tidak dilakukan dengan baik misalnya di lahan kosong atau TPA yang dioperasikan secara sembarangan akan menyebabkan lahan setempat mengalami pencemaran akibat tertumpuknya sampah organik.
Dampak terhadap Keadaan Sosial dan Ekonomi
1. Pengelolaan sampah yang kurang baik akan membentuk lingkungan yang kurang menyenangkan bagi masyarakat, bau yang tidak sedap dan pemandangan yang buruk karena sampah bertebaran kemana-mana.
2. Pembuangan sampah padat ke badan air dapat menyebabkan banjir dan akan memberikan dampak bagi fasilitas pelayanan umum.
3. Infrastruktur lain dapat juga dipengaruhi oleh pengelolaan sampah yang tidak memadai, seperti biaya yang diperlukan untuk pengelolaan air.
Jadi ayo kita membuang sampah pada tempatnya, jangan sampai karena ulah kita sendiri semua orang kena dampaknya.